Rekrutmen CPNS 2018 Tidak Sesuai Harapan, Pencaker Asli Tambrauw Palang Kantor DPRD dan Air Bersih

- 18 Juni 2021, 19:02 WIB
/

PORTAL PAPUA-Sejumlah pencari kerja (pencaker) yang merupakan anak asli Tambrauw atau anak pribumi melakukan aksi pemalangan kantor DPRD Tambrauw dan sumber air bersih di distrik Fef, Kabupaten Tambrauw, Papua Barat.

Aksi pemalangan tersebut dilakukan bersama sejumlah Tua Marga yang ada di wilayah distrik Fef yang adalah Ibu Kota Kabupaten Tambrauw, yakni Tua Marga Tafi, Tua Marga Wen Sate, dan Tua Marga Wen Irwo.

Baca Juga: Ketua DPRD Tolikara Diduga Terlibat Pembelian Senjata Api Untuk Kelompok Teroris Papua

Salah satu koordinator pencaker asli Tambrauw yang juga merupakan Tua Marga Tafi, Arnoldus Bame, mengaku bahwa pemalang dilakukan lantaran para pencaker asli Tambrauw mengaku kesal dan tidak terima dengan hasil rekrutmen CPNS 2018 yang cenderung memihak pada para pendatang.

"Kami rasa kesal mengenai penerimaan formasi CPNS 2018 dan juga penambahan 224 CPNS yang sekarang kami selaku anak pribumi tidak ada satu pun yang masuk dalam formasi tersebut," kata Arnoldus Bame, saat dimintai keterangan media ini, Jumat 18 Juni 2021.

Baca Juga: Sebagai Pelengkap “Mixtape”, Stray Kids akan Merilis Lagu Baru

Oleh sebab itu, jelas Arnoldus, para pencaker asli Tambrauw menuntut agar penerimaan CPNS pada formasi yang akan datang harus lebih mengutamakan dan memprioritaskan orang asli Tambrauw.

"Kami selaku anak pribumi meminta supaya penerimaan CPNS pada formasi yang akan datang, kami selaku anak pribumi punya jatah masuk di CPNS harus 50% dari total penerimaan itu," tutur Arnoldus.

Halaman:

Editor: Atakey


Tags

Artikel Terkait

Terkini

X