Menikmati Racikan Kopi Kemetuk dari Petani Papua di Lembah Grime, Rasanya Beda dengan Lainnya

- 10 Maret 2021, 10:54 WIB
Kopi Garut siap ekspor.
Kopi Garut siap ekspor. /Antara/

PORTAL PAPUA-Kemtuk adalah salah satu lokasi yang berada di Lembah Grime, kabupaten Jayapura, Papua. Daerah ini merupakan wilayah sentra budidaya kakao sejak jaman pemerintahan Belanda. Selain kakao, Kemtuk juga memiliki hasil alam lainnya yang tak kalah menarik yaitu kopi.

Baca Juga: Abon Kepiting, Oleh-oleh Khas Balikpapan yang Wajib Anda Coba

Kopi dari Kemtuk termasuk dalam jenis kopi robusta berbiji kecil, tidak seperti kopi robusta pada umumnya yang berbiji besar. Kopi robusta Kemtuk ditanam di kebun-kebun semihutan (agroforestry).

Kopi robusta Kemtuk bercita rasa dark chocolate, mungkin karena ditanam secara tumpang sari dengan tanaman kakao.

Baca Juga: Ayah Korban Penembakan di Poimako, Mimika Papua Minta Ganti Rugi Rp5 Miliar Kepada Pemda Mimika

Darmo Tanoyo pelaku UMKM kedai kopi di Sentani mengungkapkan bahwa pihaknya mulai memasarkan produk kopi robusta hasil petani kopi Kemtuk.

Lanjut Darmo, para petani kopi Kemtuk pada awalnya tidak begitu semangat menanam kopi, kemudian mereka diajak Darmo ke Sentani untuk melihat langsung proses pengolahan kopi pegunungan bintang. Mereka sangat bersemangat sekali, ternyata kopi pegunungan bintang cukup laris di pasaran.

Baca Juga: Ini Rekomendasi dari Eat This untuk Makanan yang Harus Dihindari Setelah Vaksin

Melihat hal tersebut, mereka jadi bersemangat untuk membudidayakan kopi robusta Kemtuk yang tanamannya mereka warisi dari orang tua mereka.

Awalnya ada keraguan untuk menanam kopi karena khawatir dan belum pengalaman dengan pemasarannya. Namun Darmo dan komunitas kopi di Jayapura siap membantu memasarkan kopi robusta produk petani Kemtuk.

Baca Juga: Memiliki 300 Lapangan Terbang, Penerbangan Pesawat Perintis di Papua Sepi

“Pada event Festival Danau Sentani, kopi robusta Kemtuk ikut dipamerkan di stand UMKM. Bupati Jayapura sangat merespon dan meminta Dinas Perkebunan untuk menjadikan kopi robusta Kemtuk sebagai produk unggulan Kabupaten Jayapura,” ujar Darmo.

Hal itu direspon langsung Dinas Perkebunan, dimulai peremajaan tanaman dan pembibitan tanaman berasal dari indukan lama.

Pihak Dinas Perkebunan mendampingi petani dan memfasilitasi agar kopi robusta Kemtuk bisa diproduksi lagi, dan pelaku UMKM serta komunitas kopi siap bantu pasarkan. (Hari Suroto, Arkeolog Balai Arkeologi Papua )

 

 

Editor: Atakey


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x