Bagian Dari Perhutanan Sosial, Hutan Pertamina Tanam Lebih Dari Enam Juta Pohon

- 11 Februari 2024, 21:59 WIB
Sebanyak 6 juta lebih pohon yang ditanam dalam Program Hutan Pertamina mendukung Pemerintah dalam hal pelestarian lingkungan dan menyerap emisi karbon.
Sebanyak 6 juta lebih pohon yang ditanam dalam Program Hutan Pertamina mendukung Pemerintah dalam hal pelestarian lingkungan dan menyerap emisi karbon. /PERTAMINA/

PORTAL PAPUA  - Sebanyak 6 juta lebih pohon yang ditanam dalam Program Hutan Pertamina mendukung Pemerintah dalam hal pelestarian lingkungan dan menyerap emisi karbon.

Penanaman jutaan pohon tersebut dijalankan dalam 267 program penanaman di seluruh wilayah operasi perusahaan dengan luasan mencapai 629 Ha, terdiri dari 433 Ha Mangrove dan 196 Ha pohon daratan.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengatakan program konservasi dan reforestasi hutan dengan penanaman pohon Mangrove dan Daratan, sebagai komitmen Pertamina pada implementasi ESG (Environment, Social, Governance) sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), #13, #14, dan #15 serta target Pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 atau lebih cepat.

“Mangrove dan pohon daratan memiliki peran besar sebagai penyerap dan penyimpan karbon sekaligus memiliki fungsi untuk mencegah abrasi laut dan mengurangi dampak bencana gelombang tsunami,” ujar Fadjar Djoko Santoso.

Menurut Fadjar, pada periode 2018-2023, Pertamina telah menanam 3,2 juta pohon mangrove yang tersebar di Sumatera (269.504), Kalimantan (2,07 juta), Jawa (298.530), Sulawesi (33.333), Bali, NTT & NTB (211.334) dan Maluku-Papua (288.111).

Program Hutan Pertamina, imbuh Fadjar, selain memberikan manfaat dalam pengurangan emisi juga telah memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Sebanyak 4.783 penerima manfaat telah merasakan dampak ekonominya dengan pendapatan kelompok mencapai Rp 1,8 milar per tahun.

Perhutanan Sosial

Perhutanan Sosial merupakan inovasi dalam pelestarian hutan yang dijalankan Pertamina bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI. Program yang dijalankan sejak pertengahan tahun 2023 ini bertujuan untuk menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan.

 

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena

Sumber: Pertamina


Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Pemilu di Daerah

x