Melki Arnesius Papare, Dari Pemain Bola Hingga Jadi Pelatih

- 26 Juli 2023, 13:21 WIB
Salah satu tim yang pernah melibatkan Melkianus Arnesius Papare
Salah satu tim yang pernah melibatkan Melkianus Arnesius Papare /Dokumen pribadi/

PORTAL PAPUA - Banyak anak muda memulai karirnya di dunia persepakbolaan dengan bermain bola kaki.Berbeda dengan Melkianus Arnesius Papare, meniti karir dari pelatih

Pernah menjadi pemain bola kaki dari klub bola Cigombong Putra (Ciput) Jayapura, yang juga salah satu klub penyumbang pemain untuk Persipura Jayapura, menambah tekadnya makin kokoh menjadi seorang pelatih.

Lelaki berdarah Serui itu, beberapa kali membawa tim lokal Papua meraih juara di event-event bola daerah di Tanah Papua.

Baca Juga: Tim Sentani Putri Menjuarai Turnamen Sepak Bola Putri Anak Tabi Saireri

Melkianus terus mengasah kemampuan menjadi pelatih dari SSB Batik di Jayapura, kemudian pada 2018, sempat dipercayakan menjadi asisten pelatih Persipura usia 16 tahun.

Tak hanya itu, dia kembali dipercayakan menjadi pelatih kepala di Nabire Putra pada liga 3 nasional di 2019. Selanjutnya, pada 2020-2021, Melki menjadi asisten pelatih bola kaki di PPLP Papua.

Di 2022, ia kembali membawa tim sepakbola Ciput Jayapura, Papua merebut piala juara 1 di turnamen sepakbola bergengsi piala Super Saf’Com di Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Akhirnya, lekaki berusia 30 tahun itu dipanggil oleh PT Freeport Indonesia untuk menjadi asisten pelatih Papua Football Akademi.

Kini, Melki Papare diutus oleh PT Freeport Indonesia dan Papua Football Akademi untuk mengasah kemampuannya bersama 26 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga: Resmi Turnamen Sepak Bola Putri, Anak Tabi Saireri Dibuka di Stadion Mandala

Mereka dilatih oleh Instruktur coach Yeyen dan Mundari Karya di Tanggerang sejak 3-15 Juli, Agustus hingga September.Melki pelatih termuda dalam kamp pelatihan tersebut.

"Pertama-tama mengucapkan syukur kepada Tuhan yang sudah mengizinkan saya sampai tahap ini,"kata Melki Papare melalui pesan WhatsApp, Rabu 26 Juli 2023.

Menurut dia, melalui sekolah pelatihan itu, bisa menambah wawasan dan mainset, tapi juga dapat meningkatkan kualitas pemain-pemain sepakbola khususnya di bumi cenderawasih.

"Semoga lewat sekolah ini bisa menambah wawasan dan mindset yang baik, sehingga membantu meningkatkan kualitas pemain khususnya di wilayah Papua,"ujarnya.

Sebagai pelatih muda, Melki berharap terus belajar dan membuka diri serta bersaing dengan rekan-rekan pelatih lainnya dari berbagai daerah.

Baca Juga: Jokowi Tak Ingin Indonesia Dikucilkan dari Peta Sepak Bola Dunia

"Saya berharap kita pelatih-pelatih Papua selalu mau belajar,selalu membukan diri dan bersaing dengan teman-teman pelatih lainnya di daerah lain,"katanya.

Melki menyampaikan terima kasih atas berbagai dukungan dan doa dalam karirnya yang kini sedang dijalani.

"Dan juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang mendukung saya dalam studi ini. PTFI dan Papua Football Akademi,kiranya lewat ini saya bisa menjadi berkat bagi orang lain,"tambah dia.***

Editor: Musa Abubar


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x