Freeport Kirim Perdana Konsentrat Tembaga ke Smelter Baru

- 15 Juni 2024, 18:31 WIB
Pekerja PT Freeport Indonesia di Pelabuhan Amamapare, Kabupaten Mimika berfoto bersama pada Selasa (4/6) berlatar belakang kapal Mother Vessel (MV) Unitama Lily yang mengangkut total 22 ribu ton konsentrat tembaga.
Pekerja PT Freeport Indonesia di Pelabuhan Amamapare, Kabupaten Mimika berfoto bersama pada Selasa (4/6) berlatar belakang kapal Mother Vessel (MV) Unitama Lily yang mengangkut total 22 ribu ton konsentrat tembaga. /


PORTAL PAPUA- PT Freeport Indonesia (PTFI) memulai pengiriman perdana konsentrat
tembaga dari Pelabuhan Amamapare, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah pada Kamis (13/6) menuju Smelter PTFI di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Gresik, Provinsi Jawa Timur yang mulai beroperasi Juni 2024. “Smelter PTFI di Gresik sudah siap beroperasi sehingga kami memulai pengiriman perdana konsentrat tembaga. Ini adalah momen penting bagi PTFI dan Indonesia,” kata Presiden Direktur PTFI Tony Wenas, Jumat (14/6).

Adapun Kapal Mother Vessel (MV) Unitama Lily mengangkut total 22.000 ton konsentrat
tembaga, dengan rincian sekitar 12.000 ton akan dimurnikan di Smelter PTFI dan 10.000 ton
akan dikirim ke PT Smelting Gresik.
“Pengiriman perdana konsentrat ini merupakan momen penting bagi PTFI dan juga bagi
Indonesia dimana seluruh konsentrat tembaga ini akan dimurnikan di dalam negeri, mewujudkan hilirisasi sebagai pijakan menuju Indonesia maju,” kata Tony.

Tony menjelaskan konsentrat tembaga tersebut sebagai pasokan smelter yang akan segera
beroperasi. Diperkirakan tiba di Pelabuhan Smelter PTFI di Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE,
Gresik pada 22 Juni mendatang.
Setelah tiba di pelabuhan, konsentrat akan ditempatkan dalam Concentrate Barn sebelum
diproses lebih lanjut nantinya pada saat masuk tahapan produksi di Flash Smelting Furnace
(FSF).

Secara garis besar terdapat tiga proses yang harus dilalui konsentrat sebelum menjadi lembaran katoda tembaga, yakni proses material handling konsentrat, proses peleburan di Furnace dan pemurnian di Electrorefinery.
“Kami menjalankan smelter dengan standar operasional yang tinggi dan memenuhi semua
regulasi pemerintah. Ini adalah komitmen kami dalam mendukung program hilirisasi
pertambangan yang ditetapkan pemerintah,” kata Tony.

Smelter PTFI merupakan fasilitas pemurnian konsentrat tembaga yang terletak di Kawasan
Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Manyar, Gresik, Jawa Timur. Pembangunannya dimulai Oktober
2021 dan telah selesai pembangunan sesuai jangka waktu yang ditetapkan pemerintah.

Smelter kedua PTFI ini merupakan smelter tembaga dengan desain single line terbesar di dunia dan akan mampu memurnikan konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi hingga 1,7 juta ton setelah beroperasi penuh.

Smelter dilengkapi Unit Refinery, Unit Pemurnian Logam Mulia, Unit Oksigen, Unit Asam Sulfat
dan Unit Desalinasi serta Unit Effluent and Wastewater Treatment Plant untuk mendukung
pemanfaatan maksimal bahan baku, produk samping maupun limbah agar dapat mencapai high efficiency smelting and refining process.

Editor: Fransisca Kusuma


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah