KLB Polio Bumi Cenderawasih Kemenkes RI Gelar Advokasi Serta Sosialisasi PIN Polio

- 14 Mei 2024, 08:47 WIB
KLB Polio Bumi Cenderawasih Kemenkes RI Gelar Advokasi Serta Sosialisasi PIN Polio
KLB Polio Bumi Cenderawasih Kemenkes RI Gelar Advokasi Serta Sosialisasi PIN Polio /


PORTAL PAPUA - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menggelar Advokasi dan Sosialisasi Pelaksanaan PIN Polio Tahap I di Hotel Horison Kotaraja, Senin (13/5/2024).

Kegiatan tersebut dilakukan karena Kemenkes RI memperoleh laporan temuan kasus Polio di Provinsi Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua Selatan, dengan tujuan memutus transmisi virus Polio dan meningkatkan imunitas terhadap Polio.

Kepala Perwakilan UNICEF Papua, Aminuddin M. Ramdan mengatakan KLB tersebut terjadi karena ketika pandemi tenaga kesehatan tidak bisa bekerja secara maksimal dan dengan kondisi geografis, tidak menutup kemungkinan banyak kejadian-kejadian yang terjadi tetapi tidak dilaporkan dan tidak tercatat.

"Oleh karena itu kami ingin mendorong masyarakat bahwa isu cakupan imunisasi dasar yang lengkap itu sangat penting karena ini menjadi dasar untuk anak-anak itu bisa tumbuh dan berkembang menjadi individu-individu anak Papua yang sehat," katanya.

Maka melalui kegiatan ini, Ramdan berharap adanya dukungan dari Pemerintah, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta ibu-ibu PKK dan seluruh tokoh masyarakat dan tokoh adat untuk bersama-sama membantu mensukseskan PIN Polio. "Saya harapkan semua dapat berperan dalam mensukseskan PIN Polio, terutama kepala daerah. Karena kepala daerah adalah kunci dari daerah tersebut," ujar Ramdan.

Dikesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Papua mengapresiasi pelaksanaan Advokasi dan Sosialisasi PIN Polio ini. Mewakili Pj Gubernur Papua, Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Kesra Sekda Papua, Suzana Wanggai mengatakan, pertemuan ini sebagai suatu komitmen untuk mencegah polio.

"Ini merupakan suatu komitmen kita untuk bagaimana dapat menghandel isu-isu dalam hal pencegahan polio," katanya.

Menurut Suzana, di Papua sudah ada kejadian luar biasa sehingga pertemuan ini sangatlah penting. "Ini bukan hanya pemerintah tetapi juga semua stakeholder mulai masyarakat dan pihak keagamaan dan tokoh adat,ini semua mari kita bersatu dalam rangka untuk bagaimana kita membawa generasi kita kedepan lebih baik," ujar Suzana.

Diungkapkan, komitmen sangatlah penting untuk mensukseskan PIN Polio. Maka, Pemprov Papua menyambut baik dan berharap kegiatan ini mampu memberikan manfaat yang besar bagi kesehatan anak-anak di tanah Papua.

"KLB ini masalah serius. Informasi terbaru menyebutkan sudah terjadi kasus juga di Papua Selatan kasus lumpuh akibat yang terjadi harusnya mengingatkan kita akan pentingnya upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit. Sehingga kerjasama lintas sektor baik dari pemerintah maupun masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan dalam melawan polio di tanah Papua, kita harus optimis pelaksanaan respon kejadian luar biasa KLB polio bukan hal yang baru bagi kita pada tahun 2019 lalu kita pernah mengalami kejang dan berhasil membuktikan bagaimana upaya-upaya yang kita lakukan akhirnya membawa cakupan vaksinasi kita hingga 95 persen," tukasnya.

Halaman:

Editor: Fransisca Kusuma


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah