Presiden Jokowi Tegaskan Tidak Ada Penghapusan dan Pengalihan Pelanggan Listrik Daya 450 VA

- 20 September 2022, 19:30 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan keterangannya kepada awak media di Gerbang Tol Gabus, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, hari Selasa, 20 September 2022.
Presiden Joko Widodo memberikan keterangannya kepada awak media di Gerbang Tol Gabus, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, hari Selasa, 20 September 2022. /Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/

PORTAL PAPUA  -  Presiden berharap masyarakat tidak perlu merasa resah akan hal tersebut.


Dipublikasikan pada Selasa, 20 September 2022 11:59 WIB.


Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah tidak menghapuskan dan tidak mengalihkan golongan pelanggan listrik dengan daya 450 Volt Ampere (VA). Presiden berharap masyarakat tidak perlu merasa resah akan hal tersebut.

Baca Juga: Massa Aksi Save Lukas Enembe Serahkan Aspirasi Kepada Wakil Ketua I DPR Provinsi Papua

“Tidak ada, tidak ada penghapusan untuk yang 450 (VA), tidak ada juga perubahan dari 450 ke 900 (VA), tidak ada,” jelas Presiden dalam keterangannya kepada awak media di Gerbang Tol Gabus, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, hari Selasa, 20 September 2022.

Kepala Negara menyebut bahwa pemerintah tidak pernah berencana untuk membuat peraturan mengenai hal tersebut. Bahkan, subsidi pemerintah untuk masyarakat pengguna daya listrik 450 VA masih tetap diberikan.

Baca Juga: Papua Muda Inspiratif dan Kemenperin Gelar Bimtek Kepada 15 Wirausaha Baru Bidang Batik di Jayapura

“Jangan sampai nanti yang di bawah resah gara-gara statement mengenai itu,” sambung Presiden.


Untuk diketahui, PT PLN (Persero) melakukan penyesuaian tarif tenaga listrik kepada pelanggan rumah tangga mampu nonsubsidi golongan 3.500 VA ke atas. Hal tersebut tertuang dalam Surat Menteri ESDM No. T-162/TL.04/MEM.L/2022 tanggal 2 Juni 2022 tentang Penyesuaian Tarif Tenaga Listrik (periode Juli–September 2022).

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena

Sumber: Biro Pers Sekretariat Presiden


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x