Pj. Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw Diminta Jaga Keamanan dan Rajin Turun Dengar Aspirasi Masyarakat

- 13 Mei 2022, 17:55 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian. /kemendagri.go.id/

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian.

PORTAL PAPUA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mengamanatkan untuk  menjaga stabilitas politik, pemerintahan dan keamanan pada pelantikan lima penjabat (Pj.) gubernur, Kamis, 12 mEI 2022.

Lima Pj. gubernur yang dilantik tersebut yaitu Pj. Gubernur Banten, Pj. Gubenur Kepulauan Bangka Belitung, Pj. Gubernur Gorontalo, Pj. Gubernur Sulawesi Barat, dan Pj. Gubernur Papua Barat.

Baca Juga: Paulus Waterpauw Resmi Dilantik Sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat

“Tolong yang paling utama jaga stabilitas politik, pemerintahan, dan keamanan. Karena tanpa adanya stabilitas politik, pemerintahan, dan keamanan semua program-program yang dipikirkan akan sangat sulit sekali dieksekusi,” kata Mendagri di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta.

Lanjut Mendagri, ketika politik stabil dan keamanan terjaga di daerah masing-masing, maka pemerintahan akan berlangsung dengan baik, sehingga program-program bisa berjalan. Mendagri merinci beberapa program penting yang menjadi atensi pemerintah.

Pertama, penanganan pandemi. Meskipun penanganan pandemi terpantau melandai, tetapi beberapa negara masih mengalami kenaikan kasus. 

“Ini menjadi atensi bagi kita semua, kebijakan-kebijakan pemerintah pusat tolong terjemahkan dalam penanganan pandemi untuk konteks di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Kedua, program pemulihan ekonomi di daerah masing-masing. Pemulihan ekonomi ini dapat diupayakan dengan mempercepat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Fungsi dari APBD di samping untuk membuat adanya uang beredar di daerah, juga untuk menstimulasi pihak swasta. 

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena


Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x