Komitmen Peningkatan Ketahanan Pangan, Dandim 1702/JWY Tinjau Lahan Tidur Di Distrik Assolokobal

- 20 September 2022, 10:53 WIB
Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol Cpn Athenius Murip, S.H.,M.H, meninjau lahan yang akan dijadikan sebagai lahan persawahan di Desa Helaluwa, Distrik Assolokobal, Kab. Jayawijaya, Senin (19/9)
Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol Cpn Athenius Murip, S.H.,M.H, meninjau lahan yang akan dijadikan sebagai lahan persawahan di Desa Helaluwa, Distrik Assolokobal, Kab. Jayawijaya, Senin (19/9) /Septa/Portal Papua

PORTAL PAPUA - Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol Cpn Athenius Murip, S.H.,M.H, meninjau lahan yang akan dijadikan sebagai lahan persawahan di Desa Helaluwa, Distrik Assolokobal, Kab. Jayawijaya, Senin 19 September 2022, yang nantinya direncanakan ditanami padi, untuk menunjang program Swasembada Pangan di Kab. Jayawijaya.

Hal ini dilakukan seiring dengan program pemerintah untuk menjamin kesediaan pangan di provinsi Papua Khusunya Kab. Jayawijaya.

Dandim berharap kepada masyarakat yang berada di distrik Assolokobal untuk memberdayakan lahan-lahan kosong dan dijadikan sebagai lahan pertanian.

Septa/Portal Papua

“Dimana daerah yang banyak air (irigasi) akan ditanami tanaman padi dan untuk daerah yang agak kering akan ditanam produk pertanian lainnya seperti Jagung, cabai dan kedelai serta ipere yang selama ini menjadi produk unggulan dikawasan Pegunungan Tengah Papua,” ujarnya.

Selain meninjau lahan yang akan dijadikan lahan pertanian, Dandim beserta rombongan juga melihat secara langsung tempat penggilingan padi yang ada di Distrik tersebut, penggilingan ini digunakan untuk menggiling padi hasil pertanian masyarakat setempat.

Septa/Portal Papua

“Kodim 1702/JWY nantinya akan bekerjasama dengan pihak pertanian Kab. Jayawijaya guna membantu petani setempat,” kata Dandim.

Lebih lanjut dikatakan, Kodim 1702/JWY akan menyalurkan benih padi kepada kelompok tani yang ada di Distrik Assolokobal. “Saya berharap para petani tidak menggunakan pupuk kimia, karena akan merusak unsur hara yang ada pada tanah, tanah di Wamena ini sudah cukup subur jadi tidak perlu menggunakan pupuk. Untuk pembukaan lahan nanti, kita akan dukung mesin babat rumput agar mempermudah proses pembersihan,” pungkas Dandim.

Halaman:

Editor: Septa Kulsumawulan


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x