Menyenangkan Allah Dengan Firman-Nya

- 14 Mei 2022, 11:30 WIB
Ayat Alkitab Dalam Kitab Injil Lukas.
Ayat Alkitab Dalam Kitab Injil Lukas. /Portal Papua/

PORTAL PAPUA - “Dan kamu telah menjadi penurut kami dan penurut Tuhan; dalam penindasan yang berat kamu telah menerima firman itu dengan sukacita yang dikerjakan oleh Roh Kudus” (1 Tesalonika 1:6)

Suatu saat saya diundang oleh sebuah keluarga di kota Bojonegoro. Pada saat saya berada di rumah mereka, terlihat suasana suka cita dalam kehidupan keluarga itu.

Mereka hanya keluarga sederhana, namun yang terlihat mereka antusias sekali menyambut seorang pelayan Tuhan dan beribadah di rumah itu dengan suka cita, menyembah Tuhan dan menyenangkan Tuhan dengan firman-Nya. Mereka itu bukan orang Kristen lama, mereka sekeluarga adalah petobat baru yang 2 (dua) orang anak perempuannya dan 2 (dua) keponakannya laki-laki baru saya baptis dan terima Tuhan Yesus.

Setelah seminggu dibaptis, keluarga ini mengadakan syukuran di rumahnya dan mengundang saya untuk menyampaikan renungan firman Tuhan. Mereka juga mengundang keluarga yang lain untuk datang beribadah sore hari itu.

Suasana persekutuan yang indah penuh suka cita, walaupun hanya di rumah yang sederhana, namun benar-benar mencerminkan kerinduan untuk menyenangkan Tuhan.

Itu terjadi beberapa tahun yang lalu pada waktu saya masih aktif pelayanan di kota Bojonegoro. Tetapi sampai saat ini, keluarga tersebut masih setia dengan Tuhan, masih suka menyenangkan hati Tuhan, menjadi penurut Tuhan dan melakukan firman-Nya.

Mereka ada dalam satu komunitas sel atau komsel dan terus bertumbuh menjadi anak-anak Tuhan dengan setia. Nah, dari kehidupan keluarga ini, saya dapat belajar bahwa untuk menjadi orang yang menyenangkan Tuhan dengan firman-Nya orang harus percaya dan punya harapan yang lebih bahwa Tuhan selalu menjaga hidupnya.

Menjadi penurut Tuhan dan menerima firman Tuhan dengan suka cita harus dikerjakan oleh Roh Kudus sendiri, Roh Kudus berkomunikasi dengan roh kita selama 24 jam setiap hari karena Tuhan adalah Roh.

Menjadi penurut Tuhan artinya kita datang menyembah bukan dengan kebenaran kita sendiri, tetapi kita datang karena dibenarkan oleh darah Yesus (Roma 5:8-11). Itu sebabnya, kita jangan takut dan merasa tidak layak untuk datang menyembah Tuhan.

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x