Inilah Sambutan Menlu Antony Blinken dan Menlu Retno Marsudi Sebelum Pertemuan Tingkat Menteri AS

- 8 Agustus 2022, 22:05 WIB
Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN-AS
Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN-AS /

Retno Marsudi Sebelum Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN-AS" data-test-id="message-group-subject">

Retno Marsudi Sebelum Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN-AS" data-test-id="message-group-subject">PORTAL PAPUA  -  Inilah Sambutan Menteri  Antony Blinken dan Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi Sebelum Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN-AS.

"Menlu Blinken, Tony, senang menyambut Anda kembali di kawasan ini. Dan saya sangat menghargai kehadiran Anda dalam pertemuan ini," ujar  Retno Marsudi Sebelum Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN-AS" data-test-id="message-group-subject">Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, dalam sambutannya.

Dikatakan, bahwa  ini menunjukkan komitmen Amerika Serikat untuk lebih memperkuat hubungan dengan ASEAN.

"Dan terima kasih juga telah menjadi tuan rumah KTT ASEAN-AS di Washington, D.C., pada 12 dan 13 Mei tahun ini," lanjut Retno Marsudi Sebelum Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN-AS" data-test-id="message-group-subject">Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi.

Baca Juga: Tutup ASEAN Para Games XI, Presiden Jokowi: Disabilitas Mampu Cetak Sejuta Prestasi

Retno Marsudi menyampaikan, kepada  rekan-rekan, kita semua tahu bahwa kita hidup pada masa yang sangat menantang. Sementara pandemi COVID-19 masih jauh dari selesai, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan cacar monyet sebagai darurat kesehatan masyarakat lainnya yang menjadi perhatian internasional.

Sementara itu, perang di Ukraina terus berlanjut. Situasi ini menimbulkan dampak yang signifikan terhadap dunia, khususnya negara-negara berkembang. Kerawanan pangan dan energi menjadi lebih (tidak terdengar) dari sebelumnya. Ruang keuangan semakin ketat. Pertanyaannya adalah: Bagaimana kemitraan ASEAN-AS bisa membantu meringankan situasi ini?

Rekan-rekan, Indo-Pasifik adalah masa depan kawasan kita. Masa depan kita akan bergantung pada bagaimana kita mengelola Indo-Pasifik. Kawasan Indo-Pasifik tidak dapat melalui pendekatan dengan pola pikir ini atau itu, melainkan dengan pola pikir kerja sama Indo-Pasifik, kepercayaan strategis, dan, yang tak kalah penting, selalu menjunjung tinggi hukum internasional.

"Kita tidak punya pilihan lain selain memperkuat pandangan ini dengan penuh semangat. Bagi Indonesia dan ASEAN, sangat penting untuk menjalin kerja sama yang konkret dengan para mitra, termasuk dengan AS – kerja sama yang saling menguntungkan yang dapat berkontribusi pada perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di Indo-Pasifik," jelasnya.

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena


Tags


Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

PRMN TERKINI

x