Cara Tepat Petugas Lapangan Tangani PMK

- 4 Juli 2022, 12:13 WIB
ara Tepat Petugas Lapangan Tangani Penyakit Mulut dan Kuku adalah dimana Seluruh petugas lapangan termasuk masyarakat dan Babinsa perlu memahami prosedur yang tepat dalam penanganan PMK.
ara Tepat Petugas Lapangan Tangani Penyakit Mulut dan Kuku adalah dimana Seluruh petugas lapangan termasuk masyarakat dan Babinsa perlu memahami prosedur yang tepat dalam penanganan PMK. /Portal Papua / Kementan/

PORTAL PAPUA  - Cara Tepat Petugas Lapangan Tangani Penyakit Mulut dan Kuku adalah dimana Seluruh petugas lapangan termasuk masyarakat dan Babinsa perlu memahami prosedur yang tepat dalam penanganan PMK.

Seiring merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Tanah Air, sejumlah pihak lain di luar petugas kesehatan dan peternak turut membantu menangani pencegahan di lapangan. Adapun pihak lain tersebut seperti masyarakat dan Bintara Pembina Desa (Babinsa).

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Kebijakan Tangani PMK Ternak di Tanah Air

Agar tepat sasaran, petugas lapangan juga perlu mengetahui prosedur penanganan yang benar. Kementerian Pertanian menyebutkan terdapat sejumlah prosedur yang perlu diikuti. Pertama, petugas perlu melewati biosecurity spraying.

Kedua, mengganti pakaian dengan alat lengkap seperti seragam, sepatu bot, dan masker. Ketiga, petugas tidak boleh mengunjungi peternakan lain minimal 1x24 jam. Keempat, mencelupkan kaki dan mencuci tangan di tempat disinfektan yang tersedia.

Untuk memahami prosedurnya, petugas lapangan perlu memahami beragam jenis penularan kontak tidak langsung. PMK dapat tertular secara tidak langsung dari udara, kendaraan, peralatan, kendang, sisa makanan atau sampah yang terkontaminasi.

Baca Juga: PMK pada Hewan, Presiden Jokowi Pastikan Agar Segera Berikan Vaksin

Namun, hal yang terpenting, PMK secara tidak langsung dapat tertular dari manusia melalui sepatu, permukaan kulit, tenggorokan, atau pakaian yang terkontaminasi.

Adapun cara untuk menghentikan produksi virus ada dua. Pertama, disposal dengan memusnahkan seluruh barang yang terkontaminasi. Dekontaminasi berupa membersihkan semua alat, kendaraan, kandang, dan bahan lainnya dengan disinfektan, detergen, atau lampu ultra viole (Penulis: Hanna Farah Vania /Editor: Padjar Iswara)***

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena

Sumber: Kementan


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x