Pemerintah Terus Jaga Momentum Pengendalian Pandemi Covid-19

- 11 Mei 2022, 19:00 WIB
Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi menyampaikan keterangan pers dari Kantor Presiden, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr.
Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi menyampaikan keterangan pers dari Kantor Presiden, Jakarta. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr. /presidenri.go.id/

PORTAL PAPUA - Peran masyarakat merupakan kunci utama dari keberhasilan penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air hingga hari ini. Pemerintah akan terus menjaga momentum baik ini dan berharap agar keterlibatan peran dan kesadaran masyarakat terus dilakukan sehingga dapat segera keluar dari badai pandemi.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangannya di Kantor Presiden, Jakarta, selepas mengikuti Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 9 Mei 2022.

“Sebagai langkah strategis akan diambil dan sudah diberlakukan tentunya akan menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian. Jangan sampai perbaikan sudah kita capai yang membuat kita terlena dan akhirnya akan menjadi sia-sia,” ucap Luhut.

Menko Marves mengatakan bahwa secara khusus perkembangan pandemi di wilayah Jawa-Bali terus menunjukkan tren penurunan yang sangat signifikan dalam semua aspek, seperti kasus konfirmasi, rawat inap rumah sakit, hingga angka kematian.

“Seluruh provinsi di Jawa dan Bali hingga hari ini mengalami penurunan kasus mencapai 99 persen dibandingkan puncak kasus Omicron beberapa waktu yang lalu,” ucapnya.

Luhut meyakini bahwa kondisi perekonomian Indonesia di tengah momen Idulfitri yang lalu hingga saat ini juga sangat terkendali. Menko Marves menyebut, momen tersebut memberikan pemulihan aktivitas ekonomi yang begitu tinggi dan mobilitas masyarakat yang juga sangat cepat.

“Mobilitas masyarakat tercatat keluar rumah meningkat hingga 48,1 persen dibandingkan baseline. Selanjutnya, indeks belanja mandiri meningkat hingga 31 persen lebih tinggi dibandingkan puncak Lebaran tahun 2021 yang lalu,” tuturnya.

Selanjutnya, Luhut menyebut situasi pandemi yang terus membaik terjadi berkat langkah-langkah pengendalian dilakukan secara efektif sehingga kinerja perekonomian Indonesia juga tetap terjaga hingga saat ini.

“Kinerja pertumbuhan ekonomi Q1 tetap pada posisi yang kuat tumbuh dengan 5,01 persen didukung oleh kinerja konsumsi rumah tangga, investasi, dan ekspor yang solid yang meskipun diharapkan pada tekanan varian Omicron angka ini relatif baik dibandingkan negara-negara lain di dunia,” tutur Luhut.

Halaman:

Editor: Eveerth Joumilena


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x